Sebetulnya wacana ini sudah saya pikirkan waktu kemarin ada bencana internasional berupa putusnya kabel laut di taiwan tempo hari.
Bukan, bukannya saya kepingin belajar nyelam supaya bisa betulin sendiri tu kabel… tapi saya jadi kepikiran, betapa tergantungnya kita sama content-content asing, terutama content seperti mail (gratisan!) dan chat (ooohh, tentu saja!). Soalnya, berasa banget gitu, kemarin hidup rasanya seperti hampa, apalagi pas kebetulan bos saya ada di luar negeri, dan hpnya mati karena cas-nya ketinggalan di indonesia (uuurrghhh, mau marrrraahhh!!!). Padahal saat itu adalah masa-masa kritis di mana saya harus selalu berkoordinasi dengan para bos untuk urusan kerjaan. Otomatis saat itu terjadi dialog satu arah, secara doi juga ngga ada telepon rumah. Saya cuma menunggu ditelpon, dan rasanya hampir sama tersiksanya dengan kalo saya ngga bisa nelpon pacar untuk ngecek dia ada dimana. Pingin kirim surat, kelamaan… Kirim merpati pos, apalagi.
Wacana ini terasa semakin menguat, saat kemarin Y!mail saya dibajak orang gara-gara saya lupa log out. Gemes betul saya, soalnyaYahoo Messenger adalah salah satu media saya untuk bekerja. Saya banyak berkoordinasi, bernegosiasi, (dan terutama) pacaran lewat Yahoo Messenger. Alhasil begitu account saya di-hack, saya musti membuat account baru dan kembali mengontak id-id teman-teman saya yang masih saya ingat. Tapi kalau rekan kerja / vendor, kan, tidak semua saya ingat. Jadi terbayang bingungnya saya, gimana cara saya menghubungi mereka, dan gimana kalau mereka nanti perlu menghubungi saya, dll dst dsb.
Saya jadi semakin berkeras tekad. SAYA MUSTI BISA BIKIN CONTENT MAIL & CHAT LOKAL DENGAN SECURITY SYSTEM YANG BAGUS. Yah, bukan saya yg bikin sih tepatnya… tapi saya yang musti punya! Minimal untuk kebutuhan saya, dan tim kerja saya, dan para bos yang terkait, teman-teman dekat, pacar, dan juga vendor yang berhubungan dengan saya. Satu sistem yang privasi, tidak sembarang orang bisa ikut berlangganan. Betul-betul intern. Atau kalau saya punya modal cukup untuk membikin server sendiri (dengan kekuatan yang aduhai), boleh lah saya buka untuk siapa saja, tapi mungkin berbayar. Jadi problem putusnya koneksi internasional bukan lagi jadi masalah buat saya. Begitupun dengan security sistem yg bagus, orang tidak bisa sembarang nge-hack id saya.
Mudah-mudahan tahun ini saya udah bisa punya ya… Soalnya saya punya programmer pribadi yang handal, dan juga bos yang siap collocation server IIX, hehehehe… *lirik Unduk dan Bos Nizar*